Pengaruh Kebudayaan Dongson Masuk ke Indonesia

Ella Winarsih

Kebudayaan Dongson merupakan kebudayaan yang berasal dari Zaman Perunggu dan berkembang di wilayah tersebut sekitar 1.000 SM hingga abad ke-3 SM. Meskipun berpusat di kawasan Dongson, Vietnam, kebudayaan ini memiliki pengaruh yang cukup signifikan di berbagai wilayah di Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

Pengaruh kebudayaan Dongson masuk ke Indonesia dapat dilihat dari temuan arkeologi di berbagai daerah di Indonesia, seperti Sumatera, Kalimantan, Jawa, Bali, Sulawesi, dan Nusa Tenggara. Adanya temuan artefak dan bangunan yang mirip dengan kebudayaan Dongson menunjukkan adanya interaksi dan pengaruh budaya yang kuat antara Dongson dan masyarakat di Indonesia pada masa itu.

Salah satu contoh pengaruh kebudayaan Dongson yang masuk ke Indonesia adalah dalam bentuk seni pahat. Pahatan Dongson yang terkenal adalah pahatan ukiran perunggu yang digunakan sebagai hiasan pada benda-benda seperti alat musik, patung manusia, hewan, dan benda-benda ritual. Beberapa pahatan serupa yang ditemukan di Indonesia menunjukkan adanya pengaruh Dongson dalam hal teknik seni pahat dan motif yang digunakan. Contohnya adalah temuan-temuan pahatan perunggu di Sumatera Barat dan Kalimantan Selatan yang memiliki kemiripan dengan seni pahat Dongson.

Pengaruh kebudayaan Dongson juga dapat dilihat dalam bidang metalurgi. Dongson dikenal sebagai peradaban yang mahir dalam pembuatan benda-benda dari logam, terutama perunggu. Benda-benda logam Dongson ditemukan di banyak situs arkeologi di Indonesia, seperti Jawa Tengah, Bali, dan Sulawesi. Ini menunjukkan adanya transfer pengetahuan dan teknologi dalam pembuatan logam dari Dongson ke Indonesia.

Selain seni pahat dan metalurgi, kebudayaan Dongson juga berpengaruh dalam bidang keramik. Keramik Dongson yang ditemukan menunjukkan adanya pengaruh dalam gaya dan teknik pembuatan keramik di Indonesia pada masa itu. Misalnya, beberapa temuan keramik di Jawa Tengah dan Bali menunjukkan adanya kesamaan dalam bentuk dan ornamen dengan keramik Dongson.

BACA JUGA:   Wujud Kebudayaan Menurut Koentjaraningrat

Pengaruh kebudayaan Dongson masuk ke Indonesia juga dapat dilihat dalam sistem sosial dan agama. Temuan-temuan arkeologi menunjukkan adanya pengaruh Dongson dalam bentuk organisasi sosial, seperti penggunaan peralatan pertanian, teknologi perikanan, dan sistem pemukiman. Selain itu, artefak seperti lonceng agama dan patung-patung Buddha juga merupakan bukti adanya pengaruh agama Buddha dan Hindu dari Dongson ke Indonesia.

Secara keseluruhan, pengaruh kebudayaan Dongson masuk ke Indonesia cukup signifikan dan meluas. Hal ini dapat dilihat dari temuan-temuan arkeologi dan artefak yang menunjukkan adanya pengaruh dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat di Indonesia pada masa itu, seperti seni pahat, metalurgi, keramik, sistem sosial, dan agama. Pengaruh ini juga menjadi bagian penting dalam membentuk kebudayaan Indonesia yang ada saat ini.

Also Read

Bagikan: