Budaya Dongson yang Dibawa oleh Bangsa Deutro-Melayu ke Indonesia

Ella Winarsih

Budaya Dongson merupakan salah satu budaya penting yang dibawa oleh Bangsa Deutro-Melayu ke Indonesia. Budaya ini mendapat pengaruh langsung dari peradaban Dongson, yang berada di wilayah Vietnam modern pada masa prasejarah. Berikut adalah beberapa aspek budaya Dongson yang dapat ditemukan dan diperkaya di Indonesia.

1. Teknologi Pembuatan Logam

Salah satu sumbangan terpenting dari Bangsa Deutro-Melayu adalah teknologi pembuatan logam. Mereka menggunakan teknik pengecoran logam yang canggih untuk membuat berbagai macam barang, seperti senjata, perkakas pertanian, dan perhiasan. Di Indonesia, salah satu peninggalan budaya Dongson yang masih dapat ditemukan adalah benda-benda berbahan logam seperti kapak perunggu, belati, dan gelang.

2. Seni Relief

Budaya Dongson juga membawa pengaruh dalam bidang seni relief. Relief-relief Dongson terkenal dengan gambar-gambar yang menggambarkan kehidupan sehari-hari, perang, pertanian, dan hewan-hewan. Di Indonesia, kita dapat menemukan seni relief serupa pada berbagai peninggalan, seperti prasasti atau hiasan dinding candi.

3. Musik dan Tari

Bangsa Deutro-Melayu juga membawa budaya Dongson dalam bidang musik dan tari. Mereka menggunakan instrumen seperti gong dan alat musik perkusi lainnya untuk mengiringi tarian dan upacara-upacara adat. Kehadiran gamelan di Indonesia juga dapat dikaitkan dengan budaya Dongson.

4. Sistem Peradaban

Budaya Dongson juga membawa sistem peradaban yang lebih kompleks. Bangsa Dongson memiliki sistem pembagian kerja yang terorganisir, dengan adanya pembagian pekerjaan berdasarkan keterampilan. Mereka juga memiliki sistem pertahanan yang terstruktur dan kemajuan dalam pertanian. Di Indonesia, prinsip-prinsip ini dapat terlihat dalam organisasi masyarakat tradisional, seperti keberadaan kasta dan pembagian kerja yang didasarkan pada keahlian tertentu.

BACA JUGA:   Manuskrip-praaksara : Dukungan Kebudayaan Pacitan

5. Penguburan Megalitik

Pengaruh Budaya Dongson juga dapat ditemukan dalam praktik penguburan megalitik, yang merupakan tradisi pemakaman dengan menggunakan batu-batu besar. Pada masa itu, masyarakat Dongson menghormati leluhur dan membangun kompleks megalitik sebagai tanda penghormatan terhadap mereka. Di Indonesia, terdapat situs-situs megalitik yang menunjukkan adanya pengaruh budaya Dongson, seperti di Pulau Nias, Sumatera Utara.

Dalam kesimpulannya, budaya Dongson yang dibawa oleh Bangsa Deutro-Melayu memiliki dampak yang signifikan terhadap perkembangan budaya di Indonesia. Teknologi pembuatan logam, seni relief, musik dan tari, sistem peradaban, serta tradisi penguburan megalitik adalah beberapa aspek budaya Dongson yang masih dapat ditemukan hingga saat ini.

Also Read

Bagikan: