Kebudayaan pada Zaman Batu Tua

Elvina Rahimah

Zaman Batu Tua merujuk pada periode dalam sejarah manusia di mana alat-alat yang digunakan masih terbuat dari batu, tulang, dan kayu. Kebudayaan pada zaman ini juga dikenal sebagai Zaman Batu atau Paleolitikum. Pada masa ini, manusia hidup sebagai pemburu-pengumpul dan bergantung pada alam untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari mereka.

Pengenalan tentang Zaman Batu Tua

Zaman Batu Tua berlangsung sekitar 2,6 juta tahun yang lalu hingga sekitar 12.000 tahun yang lalu. Masa ini ditandai oleh dominasinya penggunaan alat-alat batu sebagai alat utama dalam kehidupan sehari-hari manusia. Pada awalnya, manusia hanya menggunakan batu yang ditemukan di sekitar mereka untuk membuat alat-alat sederhana, seperti kapak tangan dan pisau.

Seiring berjalannya waktu, manusia semakin mahir dalam mengolah batu. Mereka menciptakan teknik pemahat batu yang lebih canggih, seperti membelah batu untuk membuat alat yang lebih spesifik sesuai dengan kebutuhan mereka. Alat-alat yang terbuat dari batu ini digunakan untuk berbagai keperluan, seperti berburu, memancing, atau mengolah makanan.

Perkembangan Kebudayaan pada Zaman Batu Tua

Kebudayaan pada Zaman Batu Tua sangat beragam di berbagai wilayah dunia. Namun, ada beberapa aspek kebudayaan yang umum ditemukan di zaman ini.

Gaya Hidup Pemburu-Pengumpul

Kebanyakan manusia pada Zaman Batu Tua hidup sebagai pemburu-pengumpul. Mereka berpindah-pindah untuk mencari makanan dan sumber daya alam lainnya. Perburuan dilakukan untuk mendapatkan hewan-hewan liar sebagai sumber makanan, sedangkan pengumpulan dilakukan untuk mengumpulkan buah-buahan, akar-akaran, atau biji-bijian yang dapat dikonsumsi.

BACA JUGA:   Kebudayaan Hindu Buddha: Perjalanan Spiritual dari India ke Asia Tenggara

Hunian Semi-permanen

Pada Zaman Batu Tua, manusia masih hidup dalam hunian semi-permanen. Mereka mendirikan perkemahan sementara di tempat-tempat yang strategis, dekat dengan sumber daya alam yang diperlukan. Perkemahan ini terdiri dari tenda atau struktur sederhana yang dapat dengan mudah dipindahkan jika diperlukan.

Karya Seni Batu

Selama Zaman Batu Tua, manusia juga mulai mengembangkan karya seni mereka. Mereka membuat lukisan pada dinding gua atau batu, seringkali melibatkan gambar-gambar hewan atau tangan manusia. Lukisan ini mungkin memiliki makna magis atau sebagai cara untuk menceritakan cerita tentang kehidupan mereka.

Kepercayaan Spiritual

Manusia pada Zaman Batu Tua juga memiliki kepercayaan spiritual. Mereka mempercayai kekuatan roh dan makhluk gaib. Bukti arkeologis menunjukkan adanya praktik-praktik magis, seperti penguburan dengan perlengkapan tambahan, penghormatan terhadap mayat, dan penggunaan alat-alat atau perhiasan dengan nilai simbolis.

Komunikasi dan Bahasa

Meskipun tidak ada catatan tertulis pada Zaman Batu Tua, manusia pada masa ini menggunakan berbagai bentuk komunikasi untuk berinteraksi dengan sesama mereka. Mereka menggunakan bahasa verbal, isyarat, dan simbol-simbol visual dalam komunikasi sehari-hari. Lebih jauh lagi, manusia sudah mulai menggunakan lambang-lambang seperti goresan pada batu sebagai bentuk tulisan awal.

Penutup

Kebudayaan pada Zaman Batu Tua mencerminkan tahap awal perkembangan manusia. Manusia pada masa itu hidup sebagai pemburu-pengumpul, mengembangkan alat-alat batu, karya seni, kepercayaan spiritual, dan bentuk komunikasi primitif. Meskipun saat itu belum ada tulisan yang ditemukan, tetapi kebudayaan pada zaman ini memberikan dasar penting bagi perkembangan manusia lebih lanjut di masa depan.

Also Read

Bagikan: