Kebudayaan Indonesia Menurut Clifford Geertz

Ella Winarsih

Clifford Geertz adalah seorang antropolog terkemuka yang telah memberikan kontribusi besar dalam memahami budaya. Salah satu kontribusinya adalah pemahamannya tentang kebudayaan Indonesia. Dalam pandangannya, kebudayaan Indonesia tidak dapat dipandang hanya sebagai sekumpulan nilai-nilai atau perilaku yang dimiliki secara kolektif oleh masyarakat, namun lebih kompleks daripada itu.

Pandangan Geertz tentang kebudayaan Indonesia dapat ditemukan dalam bukunya yang berjudul "Pedagang dan Penghapus". Dalam buku ini, Geertz menggambarkan kebudayaan Indonesia sebagai suatu sistem tanda-tanda dan simbol-simbol yang diatur secara kompleks dan mempengaruhi interaksi sosial serta interpretasi makna dalam masyarakat.

Menurut Geertz, kebudayaan Indonesia luar adalah sebuah "teks" yang dapat dijabarkan dan diinterpretasikan. Ia menjelaskan bahwa kebudayaan Indonesia luar dapat dianalisis dengan melakukan "pembacaan" terhadap tanda-tanda dan simbol-simbol yang ada dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia. Dalam hal ini, tanda-tanda dan simbol-simbol tersebut dapat berupa bahasa, ritual, adat istiadat, seni, dan sebagainya.

Geertz juga mengemukakan bahwa kebudayaan Indonesia luar merupakan suatu konstruksi sosial yang terbentuk melalui interpretasi dan penyimpangan makna oleh individu-individu dalam masyarakat. Ia melihat kebudayaan sebagai suatu sistem makna yang terus berubah seiring waktu. Oleh karena itu, untuk memahami kebudayaan Indonesia luar, perlu dilakukan analisis terhadap perubahan-perubahan makna yang terjadi dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat.

Dalam karya-karyanya, Geertz juga menggambarkan kebudayaan Indonesia luar sebagai suatu sistem yang terintegrasi. Ia melihat bagaimana berbagai aspek kebudayaan, seperti agama, politik, ekonomi, dan lain-lain, saling berhubungan dan saling mempengaruhi. Sebagai contoh, Geertz memaparkan hubungan antara agama Islam dengan sistem politik dan sistem ekonomi dalam masyarakat Indonesia.

Selain itu, Geertz juga menjelaskan bahwa kebudayaan Indonesia luar adalah suatu konstruksi yang terus berkembang. Ia melihat kebudayaan sebagai sesuatu yang selalu beradaptasi dengan perubahan-perubahan dalam masyarakat, termasuk pengaruh dari faktor-faktor luar seperti teknologi dan globalisasi. Oleh karena itu, Geertz menekankan pentingnya untuk memahami bagaimana kebudayaan Indonesia berubah dan bertransformasi seiring waktu.

BACA JUGA:   Contoh Kebudayaan Non Benda Jawa Barat

Secara keseluruhan, pandangan Clifford Geertz tentang kebudayaan Indonesia luar memberikan pemahaman yang lebih mendalam dan kompleks tentang bagaimana kebudayaan terbentuk dan berkembang dalam masyarakat Indonesia. Melalui pendekatan interpretatifnya, Geertz menunjukkan bahwa kebudayaan Indonesia luar dapat dianalisis sebagai suatu teks yang terdiri dari tanda-tanda dan simbol-simbol yang memiliki makna dan perubahan yang terus berkembang dalam masyarakat.

Also Read

Bagikan: