Kebudayaan Ngandong pada Zaman Paleolitikum

Elvina Rahimah

Kebudayaan Ngandong adalah salah satu kebudayaan yang muncul pada zaman Paleolitikum di wilayah Ngandong, Jawa Tengah, Indonesia. Kebudayaan ini ditemukan di situs arkeologi ngandong, yang mengungkapkan kehidupan manusia purba sekitar 50.000 hingga 15.000 tahun yang lalu.

Latar Belakang

Zaman Paleolitikum (Zaman Batu Tua) merupakan periode tertua dalam sejarah manusia, dimulai sekitar 2,6 juta tahun yang lalu hingga sekitar 10.000 tahun yang lalu. Pada zaman ini, manusia hidup sebagai pemburu-pengumpul dan belum mengenal pertanian. Kebudayaan Ngandong muncul pada fase akhir Paleolitikum, yang dikenal sebagai Paleolitikum Atas.

Ciri-ciri Kebudayaan Ngandong

Berikut adalah beberapa ciri-ciri kebudayaan Ngandong pada zaman Paleolitikum:

  1. Alat Batu: Kebudayaan Ngandong dikenal dengan alat batu yang canggih. Mereka menggunakan berbagai jenis alat batu yang dipahat dengan presisi. Alat-alat ini digunakan untuk berburu, memotong, dan mengolah bahan makanan.

  2. Penguburan Manusia: Salah satu ciri khas kebudayaan Ngandong adalah penguburan manusia. Di situs Ngandong, ditemukan fosil manusia purba yang dikubur dengan sengaja. Hal ini menunjukkan adanya praktik keagamaan atau adat istiadat yang berkaitan dengan penguburan.

  3. Perhiasan dan Seni: Kebudayaan Ngandong juga dikenal dengan adanya perhiasan dan seni rupa. Beberapa fosil manusia purba ditemukan dengan perhiasan yang terbuat dari tulang mammoth. Selain itu, di situs Ngandong juga ditemukan lukisan-lukisan prasejarah yang menggambarkan kehidupan manusia purba.

  4. Hidup Berkelompok: Kebudayaan Ngandong menunjukkan adanya kehidupan berkelompok. Dalam situs arkeologi Ngandong, ditemukan lebih dari satu fosil manusia purba, yang mengindikasikan bahwa mereka hidup dalam komunitas atau kelompok kecil.

Signifikansi Kebudayaan Ngandong

Kebudayaan Ngandong memiliki signifikansi penting dalam mempelajari sejarah manusia prasejarah. Melalui penelitian terhadap situs arkeologi Ngandong dan fosil manusia purba yang ditemukan, para arkeolog dan antropolog dapat menggali informasi mengenai kehidupan sosial, ekonomi, dan keagamaan manusia purba.

BACA JUGA:   Perbandingan Kebudayaan Pacitan dan Kebudayaan Ngandong

Selain itu, kebudayaan Ngandong juga memberikan bukti adanya pemikiran abstrak dan kemampuan teknologi tingkat tinggi pada masa Paleolitikum. Keberadaan perhiasan dan seni rupa menunjukkan adanya kemampuan manusia purba dalam menghargai estetika dan kemampuan seni.

Kesimpulan

Kebudayaan Ngandong adalah salah satu kebudayaan yang muncul pada zaman Paleolitikum di wilayah Ngandong, Jawa Tengah. Kebudayaan ini ditandai dengan penggunaan alat batu canggih, praktik penguburan manusia, perhiasan dan seni rupa, serta kehidupan berkelompok. Kebudayaan Ngandong memiliki signifikansi penting dalam mempelajari sejarah manusia prasejarah dan membuktikan kemampuan teknologi dan pemikiran abstrak pada masa Paleolitikum.

Also Read

Bagikan: